Orang Beriman Tidak Mengenal Sekat Urusan Duniawi dan Akherat

يُسَبِّحُ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ الْمَلِكِ الْقُدُّوْسِ الْعَزِيْزِ

الْحَكِيْمِ

Alqur’an surat Al Jumuah ayat 1

Orang yang benar-benar mempercayai adanya Alloh swt tidak akan semata melihat hidup perkara mencari pahala atau menghindari maksiyat. Mereka tak melihat dunia tempat berlomba mengumpulkan pahala sebagai syarat poin tertentu mencapai surga atau menghindari neraka.

Mereka yang teguh meyakini kebaikan Alloh swt tidak pula memandang Islam sebagai rentetan aturan dan larangan, yang harus mereka jalankan atau hindari dalam kehidupan sehari-hari. Diperlukan landasan tulus dan ikhlas agar mereka tidak melihat Alloh swt sebagai Tuan yang serba menakutkan, penuh hukuman, sangat mengerikan yang akan terus menghantui hari-hari jika mereka berbuat dosa.

Di lain pihak, orang yang benar-benar beriman akan kasih saying Alloh swt juga tidak melulu melihat Dia sebagai teman yang terlampau dekat sehingga kehilangan kebijaksanaan dan kewibawaan di hadapan hamba-hambaNya. Jika hanya menganggap Alloh swt sebagai sahabat saja, orang-orang beriman akan malas dan menganggap remeh segala perintah dan larangan-Nya.

Penceramah ternama Nouman Ali Khan menyebut ayat pertama surat di atas menggambarkan hubungan Alloh swt dengan hamba-Nya melalui empat sifat dari Alloh swt yang Ia sebut sendiri: “Apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi senantiasa bertasbih kepada Allah. Maharaja, Yang Maha Suci, Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana.”

Maha Raja dan Maha Perkasa menggambarkan kedudukan Alloh swt yang tak terbandingi kekuasaannya. Mengingat dua sifatNya ini membuat hamba sangat menghormati, takut akan siksaan dariNya jika kita melanggar perintahnya. Akan timbul rasa segan, hormat untuk mentaati segala yang Dia perintahkan.

Maha Suci dan Maha Bijaksana menggambarkan kedekatan Alloh swt dengan orang yang beriman. Dalam hati mereka, Alloh swt adalah yang Paling Mengerti kondisi yang tampak mau pun yang ghaib. Alloh swt pun menjadi yang paling dekat, utama dan pertama dalam hidup mereka.

Empat sifat ini menjelaskan hubungan Alloh swt dengan orang beriman yang “terkadang jauh, terkadang dekat.” Saat jauh di sini maksudnya orang yang beriman memperlakukan Alloh swt sebagai Tuan yang mempunyai otoritas penuh atas diri mereka. Tiada yang bisa mereka lakukan selain menaati dan menjauhi apa yang Alloh swt sudah gariskan.

Sedangkan dekat di sini berarti menginternalisasikan sifat Alloh swt yang sangat menyayangi manusia, bukan hanya orang yang beriman, melebihi siapa pun di dunia ini. Alloh swt pun menjadi yang pertama tempat mengadu, sekadar bercerita hingga mengeluhkan tentang persoalan hidup.

Memaknai secara betul sifat hubungan di atas berarti menyelami makna beriman yang sebenarnya dimana iman atau kondisi keyakinan tiap orang bermain bisa berubah-ubah, jadi bisa “terkadang jauh, terkadang dekat”.

Dibutuhkan perekat dua sifat hubungan seperti ini dan sebaik-baiknya lem adalah rasa bersyukur. Berterima kasih kepada Alloh swt bukan karena ingin Dia mengabulkan doa kita yang lain tetapi berucap syukur dan menghargai segala pemberianNya tanpa syarat. Sudah sepantasnya bersyukur setulus yang kita mampu agar pembatas urusan duniawi dan akherat pupus.

Saat orang yang beriman sedang bekerja dia tak lagi menganggap sedang mengejar hal duniawi. Ketika mereka hendak sholat, tak ada perkataan ingin melakukan urusan akherat. Karena sesungguhnya mereka memahami benar semua yang Alloh swt beri, titipkan pada mereka sudah selayaknya mereka laksanakan dengan baik sebagai seorang abdi yang berterima kasih secara ikhlas.

Perkara apakah akan menambah ganjaran atau tabungan untuk akheratnya kelak, seorang hamba yang beriman tak lagi mempedulikan hal tersebut. Sebab baginya mengabdi dengan sepenuh hati dengan landasan bersyukur itulah yang terpenting.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s